Mengapa terjadi perselingkuhan, disaat kita begitu Menghargai Cinta ?

Overview serial “Layangan Putus” menceritakan tentang pasangan suami-istri Aris dan Kinan yang diguncang prahara besar setelah hadirnya orang ketiga dalam bahtera rumah tangga mereka.

Di satu sisi, Kinan- Aris masih saling cinta ingin berusaha mempertahankan keutuhan rumah tangga yang dibina dengan fondasi suci. Namun di sisi lain, Kinan merasa tersakiti akibat hubungan terlarang dilakukan Aris dan parahnya lagi, si Aris seperti tidak merasa bersalah dengan perselingkuhan yang dijalaninya.

Setelah sempat berusaha sekuat tenaga mempertahankan keutuhan rumah tangga, Kinan sampai pada suatu titik harus melepaskan Aris dan membiarkan rumah tangganya karam demi mengejar kebahagiaan diri sendiri.

Pada bagian menjelang akhir cerita dikisahkan bahwa Aris tetap tidak meminta maaf kepada Kinan, istrinya, atas perselingkuhan yang ia lakukan bersama Lydia. Alih-alih kembali ke pelukan Kinan yang merupakan istri sahnya, Aris justru  memilih untuk bercerai dengannya dan tetap menjalankan cinta terlarangnya dengan Lydia.

Pada akhir cerita memberikan kesempatan bagi Kinan memilih nasibnya sendiri.
Kinan menampilkan semangat women empowerment, di mana Kinan yang bercerai dari Aris tidak melulu harus terpuruk. Sebaliknya, ia harus bangkit menemukan kebahagiaannya kembali dengan bertolak pada diri sendiri.

Mengenai karakter Aris termasuk orang yang susah sekali meminta maaf, sekalipun bukti-bukti perselingkuhannya sudah terpampang nyata.
Ketimbang minta maaf, Aris justru menyerang balik Kinan hanya untuk menyembunyikan noktah hitam pada dirinya.

Dia berusaha membenarkan apa yang dilakukan atas nama cinta. Ego yang terlalu besar dan tetap ingin mempertahankan martabatnya sebagai seorang suami dan laki-laki. Sehingga kata maaf sulit sekali terucap.

Hal yang nampak sekali pada karaktek Aris adalah seorang yang manipulatif demi keadaan yg dia harapkan, walaupun harus mengorbankan segala sesuatu bahkan orang terdekatnya sekalipun.
Dalam kondisi tersebut Aris mengarahkan agar orang lain bisa memahami dan menerima kondisi tersebut.

Ketika Aris mengatakan bahwa dia mencintai Kinan (namun tetap berselingkuh), dapat dimaknai bahwa Aris telah membagi cinta nya.

Karakter Keegoisan Aris juga nampak pada saat disatu sisi dia tidak mau melepaskan Lidia (selingkuhannya) dan tidak mau kehilangan(menceraikan) Kinan.

Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa Aris dapat mengkhianati kesetiaan cintanya dgn berselingkuh, padahal disatu sisi Aris mengakui bahwa Kinan adalah seorang istri yang sempurna….
Why?
Apakah sekedar Aris menemukan cinta yang baru?

Orang yang senang selingkuh memiliki sifat opportunis, alias hanya mengambil keuntungan dari kesenangan apapun tanpa peduli apa yg dipikirkan orang lain.

Mengapa seseorang Lidia nekat menjadi orang Ketiga?
Padahal dia paham dan mengerti bahwa kehadirannya adalah suatu kesalahan dan tercela.
Karena kesamaan karaktek dengan Aris adalah Keegoisan dan Opportunis.
– Merasakan kenyamanan di hati
– Rasa exciting menyukai pasangan orang lain
– Seseorang tersebut adalah tipe idealnya
– Kebutuhan financial

Perselingkuhan dapat menyelinap masuk dalam kehidupan siapa saja, termasuk pasangan yang paling setia.

Saat cinta berujung salah dan masalah semakin kusut susah diurai, haruskah kata selesai menjadi solusi?
Ketika kesabaran menjadi kunci, namun bagaimana bila kesabaran sudah tak bersisa?
Mungkinkah ada yg lebih baik selain menyudahi segalanya?